Di dunia ini ada tiga jenis manusia, menurut gue. Diantaranya manusia pengertian, manusia yang sekedar ingin tahu, dan manusia yang sebodo amat.
- Si
Pengertian akan bertanya jika salah satu temannya mendadak hilang, setelah ia
tahu alasannya ia dengan sendirinya akan memberikanmu berbagai macam “kata
mutiara/motivasi” ataupun “solusi” dan tidak menuntut penjelasan lebih. Ia hargai
waktu sendirimu.
- Si
ingin tahu (kepo) ketika temannya hilang dengan gesitnya ia akan mencari dan
menggali. Lalu saat sudah ketemu dan
tahu alasannya, ia tidak ada bedanya seperti “kentut”. Kalo sudah tahu
lega di dianya, tinggal kasih tahu yang lain, mana pernah ngasih solusi,
bisanya mangut-mangut aja. Bagaikan l*mbe tur*h, jadi bahan gosip.
- Si
bodoamatan, prinsip yang dipegang teguh olehnya hanya satu kalimat “urusanku
biar jadi urusanku, urusanmu mana harus aku urus”. “Selagi gue hidup
baik-baik aja dan elo ga ngusik, gue gaakan ngusik hidup lo juga, aman.” Dia hanya
tunggu timing. Kalo orang itu mau cerita ya, syukur, didengarkan, dipahami. Kalo
engga ya, ga bikin hidup dia berubah juga. Biasanya ia merupakan manusia langka
jaman sekarang ini, tetapi selalu paling terbaik jika mencarikan solusi.
Pada
dasarnya manusia bisa memilih mau jadi manusia seperti apa saat ini. Canggih! Satu
ketikannya saja bisa merubah suasana hati bahkan hidup seseorang. Tapi terlbeih
itu, ada yang harus kamu ingat dan pahami, bahwa sesuatu yang kamu tanam maka
itulah yang akan kamu petik.
Bukankah
alangkah baiknya jika esok hari kita menuai banyak kebaikan?
Semua
orang punya caranya masing-masing dalam
menata hidupnya. Jangan berlebihan menghakimi, ingat, kamu bukan Tuhan. Kita sama
dimata-Nya.
Sekian.
Salam hangat dariku, Dinda. Hahaha

Tidak ada komentar:
Posting Komentar