Sabtu, 22 Juni 2019

Jauh.


Kau selalu menatapnya dari kejauhan, sehingga dia tak pernah sadar bahwa ada seseorang yang memperhatikannya.
Kau tak pernah memberi isyarat padanya, hingga dia tak pernah tau isi hatimu sesungguhnya. Dia bukan peramal.
Dan pada akhirnya dia akan pergi dengan yang lain. Jangan menyesal. Jangan menyalahi. Usahamu tak cukup, sabarmu yang kurang. Tak perlu ditangisi, kau tak rapuh hanya patah sebagian. Itupun menurut hatimu bukan logikamu. Berbahagialah, maka kau akan selalu merasa bahagia.

-DM-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Isi kepala.

Kadang gue suka berpikir sendiri aja dengan semua hal yang ada di dunia ini.  Gue ga ngerti dengan keadaan sosial yang ada di Indonesia yang...